BPPMPV KPTK Kemendikdasmen Lakukan Monitoring Penjaminan Mutu di SMKN 2 Tanjung Jabung Timur

SMKN 2 Tanjung Jabung Timur menerima kunjungan Monitoring Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi dari BPPMPV KPTK Kemendikdasmen yang dilakukan oleh Hasnawati, S.Pi., M.Si., Widyaiswara sekaligus Asesor Kompetensi. Dalam kunjungan tersebut, dilakukan peninjauan proses pembelajaran dan fasilitas pada Program Keahlian Agribisnis Perikanan serta Teknika Kapal Penangkap Ikan. Plt. Kepala SMKN 2 Tanjung Jabung Timur, Kaharuddin, S.Pi., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak evaluasi, masukan,

Nipah Panjang — SMKN 2 Tanjung Jabung Timur mendapat kunjungan istimewa dalam rangka kegiatan Monitoring Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi dari Balai Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (BPPMPV KPTK) Kemendikdasmen.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi SMKN 2 Tanjung Jabung Timur dalam upaya terus meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada program keahlian yang berkaitan langsung dengan sektor kelautan dan perikanan.

SMKN 2 Tanjung Jabung Timur merasa bangga karena kegiatan monitoring dilakukan secara langsung oleh Hasnawati, S.Pi., M.Si., Widyaiswara sekaligus Asesor Kompetensi dari BPPMPV KPTK Kemendikdasmen yang berlokasi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Kehadiran beliau dari Gowa hingga ke Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menjadi kesempatan berharga bagi sekolah untuk memperoleh evaluasi, masukan, serta penguatan dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi.

Tinjau Proses Pembelajaran dan Fasilitas Sekolah

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Hasnawati meninjau secara langsung proses pembelajaran serta berbagai fasilitas pendukung yang dimiliki SMKN 2 Tanjung Jabung Timur, terutama pada Program Keahlian Agribisnis Perikanan dan Teknika Kapal Penangkap Ikan.


Peninjauan tidak hanya berfokus pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga melihat bagaimana fasilitas tersebut dimanfaatkan dalam menunjang pembelajaran praktik serta penguatan kompetensi peserta didik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang diskusi antara pihak BPPMPV KPTK dengan manajemen sekolah, kepala program keahlian, dan guru produktif mengenai berbagai tantangan serta peluang pengembangan pembelajaran vokasi yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Hasnawati berharap SMKN 2 Tanjung Jabung Timur dapat terus mengembangkan potensi besar yang dimiliki, terutama karena sekolah memiliki program keahlian yang sangat erat kaitannya dengan karakteristik wilayah pesisir dan potensi sektor kelautan serta perikanan.

“Kami berharap SMKN 2 Tanjung Jabung Timur terus memperkuat kualitas pembelajaran berbasis kompetensi, mengoptimalkan fasilitas praktik yang tersedia, serta terus membangun pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia kerja. Potensi sekolah ini sangat besar, khususnya pada bidang kelautan dan perikanan. Dengan komitmen bersama antara manajemen sekolah, guru, peserta didik, serta dukungan berbagai pihak, saya yakin sekolah ini dapat terus berkembang dan menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.”
Hasnawati, S.Pi., M.Si., Widyaiswara dan Asesor Kompetensi BPPMPV KPTK

Banyak Evaluasi dan Insight Baru bagi Sekolah

Plt. Kepala SMKN 2 Tanjung Jabung Timur, Kaharuddin, S.Pi., menyampaikan rasa senang dan apresiasinya atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kehadiran langsung tim dari BPPMPV KPTK memberikan manfaat yang sangat besar bagi sekolah.

Terlebih, perjalanan dari Gowa, Sulawesi Selatan, menuju Nipah Panjang bukanlah perjalanan yang dekat. Hal tersebut menunjukkan perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan vokasi hingga ke berbagai daerah.

“Kami sangat senang dan merasa terhormat karena Ibu Hasnawati berkenan datang langsung jauh-jauh dari Makassar ke Nipah Panjang untuk melihat kondisi sekolah kami. Dari kegiatan monitoring ini ada banyak sekali evaluasi, masukan, dan insight baru yang kami dapatkan. Bagi kami, evaluasi bukan sekadar melihat apa yang masih kurang, tetapi menjadi bahan untuk menentukan apa yang harus kami perbaiki dan kembangkan ke depan. Masukan dari BPPMPV KPTK tentu sangat berarti agar pembelajaran, fasilitas praktik, serta pengelolaan program keahlian kami dapat semakin baik dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.”
Kaharuddin, S.Pi., Plt. Kepala SMKN 2 Tanjung Jabung Timur

Kaharuddin menambahkan bahwa SMKN 2 Tanjung Jabung Timur berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang diperoleh dari kegiatan monitoring tersebut secara bertahap.

Sekolah juga terus mendorong guru untuk melakukan inovasi pembelajaran dan mengoptimalkan berbagai fasilitas yang dimiliki agar peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktik yang sesuai dengan kompetensi keahliannya.

Menjadi Motivasi bagi Program Keahlian Agribisnis Perikanan

Sementara itu, Kepala Program Keahlian Agribisnis Perikanan SMKN 2 Tanjung Jabung Timur, Afriana Fitriani, S.Pd., M.Pd., menilai kegiatan monitoring menjadi kesempatan penting bagi program keahlian untuk mendapatkan pandangan dan masukan dari pihak eksternal yang memiliki kompetensi di bidang pendidikan vokasi.

Menurutnya, hasil monitoring dapat menjadi bahan refleksi bagi guru produktif untuk terus meningkatkan kualitas proses pembelajaran.

“Kunjungan dan monitoring ini sangat berarti bagi kami di Program Keahlian Agribisnis Perikanan. Kami dapat melihat kembali apa yang sudah berjalan dengan baik dan bagian mana yang masih perlu diperkuat. Masukan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran praktik, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta kompetensi guru dan peserta didik. Harapannya, lulusan Agribisnis Perikanan SMKN 2 Tanjung Jabung Timur semakin terampil, mandiri, inovatif, dan memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri.”
Afriani Fitriana, S.Pd., M.Pd., Kepala Program Keahlian Agribisnis Perikanan

Dorong SMK Semakin Berkualitas dan Relevan dengan Dunia Kerja

Kegiatan monitoring penjaminan mutu ini tidak hanya menjadi proses evaluasi, tetapi juga menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di SMKN 2 Tanjung Jabung Timur.

Melalui masukan, evaluasi, dan rekomendasi yang diperoleh, sekolah memiliki gambaran yang semakin jelas mengenai langkah-langkah pengembangan yang perlu dilakukan, baik dari sisi pembelajaran, kompetensi guru, sarana praktik, maupun penguatan program keahlian.

SMKN 2 Tanjung Jabung Timur berharap sinergi dan komunikasi dengan BPPMPV KPTK Kemendikdasmen dapat terus terjalin di masa mendatang.

Kunjungan ini juga menjadi penyemangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berbenah, berinovasi, dan menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas sehingga peserta didik tidak hanya siap lulus dari sekolah, tetapi juga siap bekerja, siap berwirausaha, dan siap melanjutkan pendidikan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

SMKN 2 Tanjung Jabung Timur — Terus Bergerak, Berinovasi, dan Meningkatkan Mutu Pendidikan Vokasi.


Berikan Komentar
Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
LINK TERKAIT